Rabu, 10 Agustus 2011

APAKAH KELAK ANAK CUCU KITA AKAN MENJADI PAHLAWAN SEJATI.....?, ATAUKAH GENERASI BANGSA KITA AKAN SIRNA DARI HARAPAN...

Pada 65 tahun yang lalu musuh bangsa dan negara Indonesia sangat jelas dapat kita ketahui, yaitu bangsa kolonial. Para pejuang dan pahlawan kusuma bangsa berperang melawan bangsa kolonial sebagai musuh bangsa dan negara Indonesia walaupun dengan mengorbankan jiwa raganya. Namun pada jaman kemajuan abad millenium saat ini sulit membedakan atau memastikan yang sesunguhnya sebagai musuh bangsa dan negara Indonesia.  Pada rezim pemerintahan mantan presiden Suharto telah menerapkan undang-undang subversib, yaitu akan menjatuhkan hukuman berat kepada siapapun yang merongrong dan menggangu jalannya pembangunan Indonesia, sebab didalam undang-undang tersebut dijelaskan bahwa yang merongrong dan menggangu jalannya pembangunan Indonesia dapat dikategorikan sebagai “musuh bangsa dan negara Indonesia”,  selengkapnya……

SETELAH KEBANGKITAN NASIONAL, MENYONGSONG HUT KEMERDEKAAN RI, KITA SELAMATKAN ANAK CUCU BANGSA INDONESIA

Peristiwa penggelapan pajak yang pertama terjadi di Indonesia dan membuat geger santero Indonesia, menyita energi pemerintah yang mestinya berkonsentrasi membangun Indonesia, mengakibatkan tingkat kepercayaan rakyat untuk membayar pajak menjadi sangat rendah, membuat kalang kabut dan menjatuhkan tingkat kredibilitas dan akuntabilitas lembaga penegak hukum, termasuk menjatuhkan martabat, kehormatan dan tingkat kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia. Namun dari cerita dibalik keburukan ini masih terdapat satu sisi yang dapat dikategorikan sebagai suatu hal “lebih bermoral”, alasannya Gayus dan kroninya masih memberikan sumbangan “ratusan juta rupiah” kepada pajak untuk pembangunan Indonesia. selengkapnya……

Menyongsong Hari Kemerdekaan Selamatkan Bangsa dan Negara Kita

Demikian juga halnya peristiwa Gayus yang lebih bermoral pada penggelapan pajak yang membayar sampai ratusan juta rupiah, ketimbang penggelapan pajak yang hanya membayar Rp.12.000 untuk suatu pengadaan pesawat udara, dapat kita jadikan sebagai momentum penting untuk menggugah dan menumbuhkan jiwa dan semangat kepahlawanan putra/i bangsa Indonesia. Dengan semangat persatuan dan kesatuan sebagai cucu-cucu dan generasi penerus perjuangan dan kepahlawanan para kusuma bangsa Indonesia, mari saudara-saudara ku sebangsa dan setanah air tercinta berperang melawan musuh bangsa dan negara Indonesia, yaitu “penggelapan pajak” sebagai “kejahatan universal,  selengkapnya……

Tv one 2405 Mahfud MD Laporkan Nazaruddin Ke KPK e AVI


Senin, 14 Maret 2011

Gayus Tantang Polisi Bongkar Pengemplang Pajak

 
JAKARTA (Pos Kota) – Mabes Polri terus memburu harta karun Gayus Tambunan. Setelah safe deposit box berisi harta miliaran rupiah, Jumat (18/6), sebuah safety box kembali disita. Kali ini, berisi dokumen. “Soal isinya belum tahu. Kami masih memeriksa dokumen itu satu per satu,” ujar Direktur III Tindak Pidana Korupsi Mabes Polri Brigjen Pol Yovianus Mahar…… Sebelumnya, Mabes Polri telah menyita harta benda Gayus Tambunan sebesar Rp 74 miliar. Namun Polri mengaku kesulitan karena Gayus selalu tertutup dan mengaku lupa asal muasal aset itu. (edi/yp/j),  selengkapnya……

Blog Antikorupsi Diluncurkan di Yogya

YOGYAKARTA--MICOM: Sentra Informasi dan Data untuk Anti Korupsi (Sidak) meluncurkan blog sosial www.antikorupsiana.com di Yogyakarta, Kamis (19/5). Blog yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menulis berbagai hal tentang korupsi itu terintigrasi dengan www.infokorupsi.com dan akan diteruskan ke KPK……… Karena dimusuhi oleh para koruptor, teman blog sosial dan KPK hanyalah masyarakat dan media. Untuk itu, perlunya KPK dan Sidak berteman baik dengan masyarakat dan media guna melaporkan kasus-kasus korupsi yang terjadi. (AT/OL-8), selengkapnya……
TERKAIT :

Survei Korupsi : Dunia Makin Korup

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON--Korupsi ternyata makin mendarah daging di seluruh dunia. Dalam survei yang dilakukan BBC dan Transparency International diperoleh data 56 persen responden survei mengaku negara mereka menjadi lebih korup tahun ini……... Negara mana yang rakyatnya paling banyak membayar suap? Survei TI menyebutkan Kamboja dan Liberia menempati peringkat kedua dan pertama. Sebanyak 84 persen rakyat Kamboja dan 89 persen warga Liberia pernah menyuap. Sedangkan di Denmark, tidak ada responden yang mengaku pernah menyuap siapapun, Redaktur : Stevy Maradona
Sumber : BBC, selengkapnya……

Pajak Warteg Bukan Pajak Pusat

Sebuah Warung Tegal (Warteg) di wilayah Jakarta Selatan.
Pajak menyampaikan penegasan bahwa pajak warung tegal (warteg) bukan merupakan pajak pusat, melainkan merupakan pajak daerah.  "Pajak warteg bukanlah pajak pusat yang dikelola oleh pemerintah pusat cq Direktorat Jenderal Pajak, tetapi merupakan pajak daerah (bagian dari pajak restoran) yang dikelola oleh pemerintah daerah," kata Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Ditjen Pajak M Iqbal Alamsyah di Jakarta, Kamis (9/12/2010), Sumber : ANT,  selengkapnya……

Asosiasi Korban Boeing Terbentuk di Medan


TEMPO Interaktif, Medan:Para delegasi keluarga korban penerbangan pesawat Boeing se-dunia, termasuk keluarga korban Mandala Airlines mengumumkan kesepakatan bersama membentuk wadah asosiasi internasional keluarga korban bencana pesawat udara di Medan. Pembentukan dilakukan dalam pertemuan di Hotel Grand Angkasa, Jalan Perintis Kemerdekaan Medan, Kamis sore (13/10). Pembentukan diprakarsai Nolan Law Group kuasa hukum dari para keluarga korban pesawat Boeing, selengkapnya……

Gayus Sebut Ditjen Pajak 2007 ke Bawah Tahun Jahiliyah

Metrotvnews.com, Jakarta: Tersangka kasus mafia pajak dan hukum Gayus Halomoan Tambunan mengaku telah membeberkan para pejabat di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan yang diduga terlibat penilapan pajak negara kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)…… Catatan Metro TV, dari tahun 2007 ke bawah ada beberapa nama yang menjabat sebagai Dirjen Pajak, di antaranya Darmin Nasution (2006-2009) dan Hadi Purnomo (2001-2006).(DSY),  selengkapnya……

Satgas Bertemu Kompolnas dan Dirjen Pajak


Jakarta, Jumat, 26/03/2010 08:46 WIB. Satgas Pemberantasan Mafia Hukum terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna mengungkap kasus markus pajak Rp 25 miliar. Rencananya, Satgas akan menemui Mahkamah Agung (MA), Kompolnas dan Dirjen Pajak hari ini……Satgas juga telah mendatangi Kejagung hari Selasa dan Kapolri pada esok harinya. Dalam pertemuan tersebut Satgas bertukar data dan informasi terkait dugaan adanya markus dalam kasus pajak Rp 25 miliar (ape/nrl), selengkapnya…..

KUNJUNGAN DIRJEN PAJAK KE HARIAN KONTAN

“Program Kemitraan antara Direktorat Jenderal Pajak dengan Media Massa: Upaya menjalin keakraban, merajut sinergi”. Pada hari Rabu, 15 Desember 2010, Direktur Jenderal Pajak, Muchamad Tjiptardjo,  didampingi oleh beberapa Pejabat Eselon II Ditjen Pajak mengadakan kunjungan ke Kantor Redaksi Harian Kontan. Rombongan diterima oleh Direktur yang juga menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Kontan , Ardian Taufik Gesuri, di Gedung KONTAN, Jalan Kebayoran Lama No. 3119 Jakarta Barat. Pada acara kunjungan ini, Dirjen Pajak menyampaikan bahwa menjalin kemitraan antara dua lembaga yaitu Ditjen Pajak sebagai lembaga pengumpul pajak dan Redaksi media sebagai lembaga yang menjembatani komunikasi dengan masyarakat adalah sangat penting. Pemberitaan yang benar dan berimbang oleh media masa dapat membangun pemahaman masyarakat tentang kewajiban perpajakan serta tentang perkembangan pelayanan Ditjen Pajak. Hal ini tentunya mampu untuk meningkatkan kesadaran dan kepedulian masyarakat tentang pemenuhan kewajiban perpajakannya……….  Khusus untuk pelaksanaan kegiatan Media Visit, acara kunjungan kali ini merupakan pelaksanaan kegiatan media visit yang ke-9 dalam tahun 2010. Pada pelaksanaan acara Media Visit sebelumnya, Dirjen Pajak mengunjungi kantor redaksi  Harian Kompas, Koran Tempo, Metro TV, Majalah Gatra, Suara Pembaruan, SCTV, Republika, dan Sinar Harapan, (Humas DJP), baca selengkapnya …….

DAFTAR 100 PERUSAHAAN PENUNGGAK PAJAK BESAR


Total tunggakan pajak 100 besar perusahaan itu mencapai lebih dari Rp 17 triliun.  VIVAnews - Ditjen Pajak mengungkap sebanyak 100 perusahaan berpotensi merupakan penunggak pajak terbesar. Total tunggakan pajak 100 besar perusahaan itu mencapai lebih dari Rp 17 triliun. "Kasus-kasus itu jangan dipolitisasi," ujar Mekeng. Dia memberikan contoh tunggakan pajak Bakrie Group yang banyak tersorot di media tetapi masih di awang-awang. Apalagi, jumlah itu belum masuk kerugian negara karena belum ada surat ketetapan pajak (SKP). Berikut ini perincian data 100 perusahaan yang masuk deretan  :, selengkapnya daftar …….

KPK Akan Segera Selesaikan Kasus yang Berlarut-larut

Beberapa staf ICW mendatangi KPK Kamis, 11 Maret 2011 untuk menyampaikan hasil pemantauan kinerja KPK yang dilakukannya. KPK berjanji akan segera menyelesikan beberapa kasus yang disebut ICW sebagai berlarut-larut, sebelum kepemimpinan KPK periode ini berkahir (Foto: ICW/Dila), selengkapnya ......

RAKYAT INDONESIA MENGAWAL LANGSUNG PAJAK, Menyongsong Hari Pahlawan 10 Nopember 2011, Pajak bersumber dari rakyat, milik rakyat dan harus kembali ke rakyat...bukannya kembali ke Gayus bersama mereka negara kaya dan orang kaya diluar negeri menikmati uang rakyat kita Indoensia, segera artikelnya akan terbit ...


Hanya dengan semangat kepahlawanan pajak dapat dapat diselamatkan, rakyat Indonesia berasatu padu merapatkan barisan menuju medan perjuangan dengan semangat kebangsaan dan nasionalisme yang membara didada dalam satu tujuan memerangi mereka yang merenggut hak dan napas kehidupan rakyat Indonesia, yaitu pajak, dengan menyelamatkan pajak maka percepatan pembangunan akan semakin tinggi, sehingga cita-cita NKRI yang diamanatkan didalam UUD 45 dan Pancasila untuk mewujudkan kemakmuran bagi seluruh rakyat Indonesia sungguh-sungguh dapat terwujud dan bukanlah sebaliknya hanya sebuah "slogan belaka", kasihanilah rakyat kita...bagilah sebuah kebahagiaan kepada rakyat menjelang kita memperingati Hari Pahlawan 10 Nopember 2011 (Heroik dan Patriotisme Arek Suroboyo), walaupun hanya dengan setitik harapan, agar arwah para pahlawan kesuma bangsa bangkit dengan senyum bahagia melihat kita generasi penerus, anak dan cucu mereka masih tetap mewarisi semangat kepahlawanan dengan hanya satu tekad "Hidup atau Mati".

Wawancara Eksklusif Sumut Pos dengan Bupati Tapteng Terpilih, Bonaran Situmeang

Sumut  Pos
Saya Terharu, Ada Warga Nyumbang Saya Seribu…Kemenangan telak  pasangan Bonaran Situmeang-Sukran Tandjung di pemilukada Tapanuli Tengah (Tapteng) menjadi bahan perbincangan banyak kalangan, termasuk di Jakarta. Maklum, sempat ada cap miring ke Bonaran, yang melejit namanya saat menjadi pengacara Anggodo Widjojo. Nyatanya, dia unggul dengan perolehan suara 61 persen. Bagaimana reaksi Bonaran atas kemenangannya itu? Berikut wawancara lewat telepon wartawan Sumut Pos, Soetomo Samsu, dengan Bonaran, kemarin (18/3).

Anda menang mutlak, banyak kalangan kaget. Tanggapan Anda?
Saya juga kaget. Saya mulai kaget saat melihat reaksi masyarakat Tapteng saat saya menyatakan diri ikut mencalonkan diri. Saya bilang saya tak punya uang dan tak akan memberi uang ke masyarakat.
Saya jelaskan, jika saya memberi uang, maka saya nanti jika jadi bupati akan korupsi untuk mengembalikan uang itu. Saya katakan jika saya harus membagi uang, maka saya lebih baik batal mencalonkan dan kembali ke Jakarta. Ternyata masyarakat menerima, bahkan mau membiayai kampanye saya.
Apa benar sih masyarakat menyumbang Anda?,  selengkapnya …….

Minggu, 06 Maret 2011

GAYUS PAJAK MIRIP

BELI PESAWAT TERBANG MILYARAN, TAPI BAYAR PAJAK Rp 12. 000
KISAH NYATA DAN PERTAMA DI DUNIA, PERCAYA ATAU TIDAK.... ?




Salah satu permasalahan lemahnya tata kelola pemerintahan di Indonesia, baik di pemerintah pusat maupun daerah adalah belum adanya sistem pengendalian intern yang memadai. Tujuan reformasi keuangan adalah terwujudnya tata kelola pemerintahan yang baik (good governance), di mana salah satu instrumen yang diperlukan adalah adanya Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP). Demikian ditegaskan oleh Kepala BPKP, Prof. Dr. Mardiasmo, yang juga sebagai Ketua Dewan Pengurus Nasional Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) saat menyampaikan seminar tentang Implementasi Internal Control System pada Entitas Pemerintah setelah melantik dan mengukuhkan pengurus baru IAI Wilayah NTB periode 2011-2015 pada Hari Rabu (2/3/2011) di Mataram Nusa Tenggara Barat.
Menurut Mardiasmo, SPIP merupakan amanat dari paket Reformasi Keuangan Negara yang meliputi Undang-undang tentang Keuangan Negara, Undang-undang tentang Perbendaharaan Negara serta Undang-undang tentang Pemeriksaan Pertanggungjawaban Pengelolaan Keuangan Negara. SPIP menekankan pentingnya komitmen pimpinan, nilai etika dan penyatuan pandangan atas visi, misi dan strategi organisasi.

Lebih lanjut Mardiasmo menegaskan bahwa kualitas tata kelola pemerintahan yang lemah antara lain ditunjukkan dengan penilaian auditor ekstern (BPK) yang masih memberikan opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP) maupun disclaimer, bahkan opini tidak wajar (adverse) terhadap laporan keuangan entitas pemerintahan pusat dan daerah. Sebagai gambaran, dalam pelaporan keuangan tahun 2009, dari 435 pemerintah daerah di Indonesia, baru 15 pemda atau 4% yang pelaporan keuangannya mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP).

Lemahnya tata kelola pemerintahan di Indonesia juga ditunjukkan dengan masih maraknya praktik korupsi dan pelayanan publik yang belum baik serta penyerapan anggaran yang masih rendah. “Masih akutnya penyakit korupsi di Indonesia dapat dilihat dari Indeks Persepsi Korupsi tahun 2010 yang menempatkan Indonesia pada urutan 110 dan jauh berada di bawah negara-negara di Asia Tenggara seperti Singapura, Brunei, Malaysia, dan Thailand. Dalam hal Indeks Persepsi Korupsi ini, untuk lingkup Asia Tenggara, Indonesia hanya lebih baik dari Vietnam, Philipina, Kamboja, Laos serta Myanmar,” tegas Mardiasmo.

Pelantikan dan pengukuhan pengurus IAI Wilayah NTB dihadiri sekitar 150 akuntan dari berbagai kompartemen/kalangan dan disaksikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Kepala Perwakilan BPK NTB, Pembantu Rektor III dan unsur Civitas Akademika Universitas Mataram serta beberapa pejabat dari BPKP Pusat dan Perwakilan Provinsi Bali. Dengan terbentuknya IAI Wilayah NTB ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal bagi lingkungan sekitar dan memberikan nilai tambah secara konkrit kepada masyarakat. Prof. Dr Mardiasmo menyatakan memiliki komitmen untuk bersama-sama melibatkan seluruh unsur IAI dan mengantarkan profesi akuntan Indonesia ke era format baru organisasi IAI dalam rangka merespons dinamika profesi dan tantangan yang akan dihadapi di masa datang, baik yang bersifat nasional maupun global.

Kamis, 06 Januari 2011

Teknologi Pesawat Hercules Lending dan Take Off di Air, Laut dan Rawa


Pesawat Hercules dapat lending dan take off di atas air, laut dan rawa.  Sehingga teknologi ini sangat tepat diterapkan di Indonesia, terutama akan dapat memberikan "nilai tambah atau added value" untuk berbagai kegiatan pembangunan pada wilayah terpencil yang sangat sulit dijangkau melalui darat dan laut. Termasuk kebijakan program pembangunan dalam bidang bencana alam yang sangat rentan terjadi di Indonesia. Melalui penerapan teknologi ini nantinya akan dapat dihindari korban jiwa yang lebih besar jika bencana gempa dan tsunami yang setiap saat dapat terjadi.

Rabu, 22 September 2010

Pati Gajah Mada Lambang Super Power Indonesia, karena Kecintaan yang Sangat Besar "Tanah Airku Indonesia"


           Indonesia adalah salah satu negeri yang terindah di dunia, hal ini memberikan alasan yang kuat dimana satu-satunya negara di dunia yang memiliki pulau terbanyak dan laut terluas, yang menyimpan sangat banyak kekayaan dan harta karun yang tidak ternilai harganya. Latar belakang inilah yang mengakibatkan Indonesia menjadi incaran para petualang harta dan kekayaan yang tidak pernah puas, mulai sejak jaman prakolonial sampai saat ini, dengan berbagai strategi yang diciptakan agar bangsa Indonesia "lalai" dan "terbius" serta sembari "berpesta pora dengan harta dan pertarungan politik untuk memperebutkan kekuasaan dan uang", seketika itupula para mafia dan petualang dunia itu tidak segan-segan menguras harta kekayaan bangsa Indonesia, yang mestinya dapat dinikmati oleh seluruh rakyat Indoensia, tanpa harus membeli beras ke Thailand dan tanpa harus antri minyak walaupun dapat setetes daripada tidak sama sekali, dan walaupun harus menghembuskan napas terakhir dikerumunan yang saling berdesakan.

           Lagu "Tanah Airku Indonesia", betapa senandung lagu ini menggugah sanubari setiap insan Indonesia yang mendengarnya, rindu kembali ke pangkuan ibu pertiwi, rindu persatuan dan nasionalisme kita sebagai anak bangsa dan cucu para pahlawan kusuma bangsa yang gagah berani mengorbankan jiwa raganya, demi generasi Indonesia lebih maju dan bermartabat, terlepas dari cengkraman belenggu penjajahan selama 350 tahun. Dan dipagi yang cerah ini burung kutilang dan pipit bersenandung seiring senandung merdu "Tanah Airku Indonesia", merdeka.......merdeka......lah bangsa dan negeriku dari "belenggu konsfirasi internasional", mari kita lepaskan cengkraman itu....mari kita bergandeng tangan menatap Indonesia menjadi negara "adi kuasa di Asia Tenggara, menuju cita-cita dan mengukir kembali jaman keemasan dan kejayaan "Pati Gajah Mada", putra terbaik Indonesia, negarawan besar, dan panglima perang yang disegani dan ditakuti lawan      dan merupakan lambang "Super Power Indonesia"